KOMINFO, Sidoarjo – Ratusan Pramuka tingkat Penggalang se-Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo mengikuti Jambore Cabang Sidoarjo tahun 2022 di Bumi Perkemahan Tanjekwagir Krembung. Kegiatan dimulai tanggal 24-26 Juni 2022. Mereka terbagi dalam 73 regu penggalang SMP/MTs. Rinciannya 32 regu putra dan 39 regu putri serta 2 regu calon peserta Jambore Nasional.

Kegiatan kepramukaan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo yang juga sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo Kak H. Subandi, SH, Jumat siang, (24/6) itu berlangsung meriah. Puluhan tenda sudah terpasang. Mereka akan kemah selama 3 hari 2 malam. Masing-masing kontingen didampingi kakak Pembina.

Dalam arahannya, Kak. H. Subandi menyampaikan Pramuka harus tetap tangguh dalam segala hal. Kerjasama dan ceria disegala aktifitas kepramukaan harus selalu ada. Karena menurutnya prinsip Pramuka adalah dimana-mana senang.

“Prinsip ini akan selalu terbawa disetiap kegiatan bahkan saat terjun di masyarakat karena melakukan sesuatu yang menyenangkan itu juga bagian dari meningkatkan imunitas,”ucapnya.

Kak. H. Subandi berpesan kepada seluruh anggota Pramuka untuk menjadi Pramuka yang mandiri. Anggota Pramuka yang memiliki karakter tangguh yang mampu menghadapi segala permasalahan. Bekal itu harus dimiliki anggota Pramuka untuk ikut berperan serta membangun bangsa dan negara.

“Kelak kalian semua akan menjadi pemimpin bangsa, jadilah pemimpin yang bijak, bukan pemimpin yang egois tetapi pemimpin yang memiliki karakter tangguh untuk membangun bangsa dan negara,”sampainya.

Oleh karena itu Kak H. Subandi bersyukur kegiatan kepramukaan kembali dapat dilalukan setelah dua tahun lebih berhenti. Untuk itu ia mengajak kepada seluruh anggota Pramuka untuk kembali bekerja keras untuk Pramuka yang semakin berdaya.

“Ini adalah moment yang tepat bagi Pramuka untuk bangkit kembali,”ucapnya.

Dalam Jambore Cabang Sidoarjo kali ini mengambil tema Tangguh, Ceria dan Bersahabat. Adik-adik peserta akan dibekali dengan kegiatan yang membutuhkan ketangguhan fisik maupun mental, namun tetap penuh kegembiraan dalam setiap kegiatannya. Selama kegiatan, setiap peserta juga didorong untuk mencari sahabat baru dari kontingen lainnya. Hal ini menjadi bekal pembelajaran bermasyarakat. git