KOMINFO, Sidoarjo- TNI – Polri menggelar Vaksinasi Merdeka dengan sasaran pesantren, sekolah dan rumah ibadah di Sidoarjo. Kegiatan ini untuk mempercepat terbentuknya Herd Immunity menyusul akan dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Upaya percepatan melalui vaksinasi merdeka ini perintah dari Presiden RI, Joko Widodo yang menetapkan target 2 juta dosis vaksin dalam sehari. Untuk wilayah Jawa Timur, perhari 300.000 dosis vaksin

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan turun langsung memantau ke daerah-daerah. Vaksinasi merdeka yang digelar serentak di pesantren dan rumah ibadah seluruh wilayah Indonesia ini langsung dibawah pengawasan Panglima TNI dan Kapolri.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto melalui virtual meeting Vaksinasi Merdeka menanyakan perkembangan vaksinasi serentak di pesantren – pesantren dan rumah ibadah di Sidoarjo.

Virtual meeting yang bertempat di Gereja GPDI Elohim itu dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan Dandim 0816 Letkol Inf. M. Iswan Nusi. Sabtu, (11/9/2021).
Termasuk Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dan pengurus GPDI Elohim Sidoarjo, serta pejabat utama TNI-Polri juga mengikuti rapat virtual yang dipimpin langsung Panglima TNI itu.

Wabup Subandi, menegaskan, penanganan Covid-19 menjadi tugas kita bersama untuk terus menekan laju penyebarannya. Vaksinasi merdeka yang dilakukan jajaran TNI-Polri akan membantu percepatan vaksinasi di Sidoarjo.

“Saat ini Sidoarjo sudah zona kuning dan turun ke level 2. Vaksinasi merdeka merupakan langkah percepatan vaksinasi, terutama di pesantren dan rumah ibadah,” terang Subandi.

Meski percepatan vaksinasi tengah dikejar, Subandi minta kepada masyarakat Sidoarjo agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia berharap menuju PTM Sidoarjo berubah jadi zona hijau.

“Semoga kita segera berubah menjadi zona hijau,” harapnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pelaksanaan vaksinasi serentak di GPDI Elohim menyasar semua pengurus gereja, pendeta, jemaat dan masyarakat sekitar gereja. Vaksinasi merdeka sudah menyiapkan 3.500 dosis vaksin.

“Dari yang sudah berjalan, harian vaksinasi kami rata-rata sekitar 12.000 dosis vaksin. Bersama Pemkab Sidoarjo dan TNI, kami terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat, termasuk menyasar pesantren, rumah ibadah, sekolah, dan tempat umum lainnya,” jelasnya.

Semuanya bahu-membahu memutus mata rantai penyebarannya. Antusias masyarakat untuk disuntik vaksin begitu besar. Tingkat kesadaran masyarakat patuh protokol kesehatan juga meningkat

“Semakin banyak masyarakat yang disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Kusumo berharap masyarakat konsisten dalam menjaga prokes. “Kami dari TNI-Polri akan terus mengedukasi masyarakat agar mematuhi peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Mas/Ir/Kominfo).